Akuntansi Sosiologis

Akuntansi Modern Perspektif Sosiologis

Dalam perspektif sosiologis akuntansi bisa dipandang sebagai sebuah pranata sosial (social institution). Hal tersebut dikarenakan proses perkembangan akuntansi telah melahirkan norma-norma, kebiasaan-kebiasaan khas, fungsi dan peran, serta garis historis yang hidup melengkapi dan berinteraksi unsur-unsur sosial lainnya ditengah masyarakat. Akuntansi telah hidup dalam masyarakat dan meletakkan tradisinya sendiri.

Keberadaan akuntansi sangatlah penting bagi perkembangan perekonomian terutama secara mikro. Akuntansi sangat dibutuhkan hampir semua lembaga bisnis bahkan juga oleh organisasi nirlaba, akuntansi dipandang sebagai bahasa bisnis. Dimana para pelaku bisnis memahami, berkomunikasi, berkoordinasi, dan saling bersepakat dengan menggunakan bahasa akuntansi.

Secara konvensional akuntansi dibagi menjadi dua yakni akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen (termasuk akuntansi biaya). Akuntansi keungan berfokus mengukur kejadian-kejadian ekonomi yang telah lalu, berorientasi memenuhi kebutuhan eksternal user, dan mementingkan validitas informasi. Sedangkan Akuntansi manajemen berfokus untuk memprediksi dan merencanakan masa depan, berorientasi memenuhi kebutuhan manajemen, dan tidak terlalu mementingkan validitas namun tetap rasional dan relevan. Kedua bidang akuntansi tersebut memiliki peran yang sangat penting bagi institusi ekonomi, dimana setiap keputusan bisnis menggunakan output informasi dari akuntansi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s