ANALISIS PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) – BAB III METODE PENELITIAN

Daftar Isi >> Bab I Pendahuluan >> Bab II Tinjauan Pustaka >> Bab III Metode Penelitian >> Bab IV Pembahasan >> Bab V Penutup >> Lampiran Kuisioner

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang diambil melalui cara-cara tertentu yang juga memiliki karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang dianggap bisa mewakili populasi (Indriantoro dan Supomo, 2002:18).

  1. Populasi dalam penelitian ini adalah akuntan yang berada di kota Makassar.
  2. Sampel ditentukan berdasarkan purposive sampling. Purposive Sampling digunakan karena peneliti menganggap bahwa akuntan mempunyai pengetahuan terhadap akuntansi (information rich), dan seringkali berhadapan dengan pengusaha baik yang tergolong usaha kecil maupun usaha besar. Adapun identifikasi sampel yang digunakan yaitu akuntan publik yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ada di Makassar dan juga akuntan manajemen yang bekerja pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang ada di Makassar. Kedua sampel tersebut dipilih karena akuntan publik memiliki arus informasi yang cepat sehingga isu tentang SAK ETAP telah diketahui sebelumnya. Sedangkan untuk akuntan manajemen yang bekerja di BPR dipilih karena BPR telah menerapkan SAK ETAP per tanggal 1 januari 2010 sehingga akuntan manajemen memiliki pengetahuan yang lebih tentang SAK ETAP.

3.2. Jenis dan Sumber Data

Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang ada dalam kuesioner berupa nilai atau skor. Sumber data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden berupa jawaban terhadap kuesioner. Angket (kuesioner) merupakan suatu teknik pengumpulan data dan informasi dengan memakai daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden mengenai suatu masalah. Pertanyaan yang diajukan kepada responden berkaitan mengenai persepsi akuntan terhadap Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP).

3.3. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

  1. Angket (kuesioner) merupakan suatu teknik pengumpulan data dan informasi dengan memakai daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden mengenai suatu masalah.
  2. Penelusuran kepustakaan (library research) adalah pengumpulan data dan informasi yang relevan melalui membaca dan menelaah buku, majalah, artikel, jurnal, dan tulisan-tulisan di situs-situs internet yang berkaitan dengan masalah yang diangkat dalam penelitian ini.

3.4. Metode Analisis Data
3.4.1. Variabel dan Pengukuran

Pengukuran variabel dilakukan berdasarkan tingkat relevan dan efektifitas, dengan menggunakan skala likert 1 – 5. Suatu standar dikatakan relevan apabila informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Suatu standar dikatakan efektif apabila manfaat yang dihasilkan dari informasi yang dihasilkan lebih besar atau seimbang dengan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan informasi tersebut.

3.4.2. Teknik Pengolahan Data

Sebelum pengujian hipotesis, akan dilakukan analisis validitas dan reliabilitas data. Analisis validitas dilakukan dengan menggunakan metode corrected item-Total Correlation dan melihat Cronbach Alpha untuk menguji reliabilitas.

1) Uji Validitas Data
Validitas berhubungan dengan ketepatan alat ukur untuk melakukan tugasnya mencapai sasarannya. Uji validitas ditujukan untuk mengukur seberapa nyata suatu pengujian/instrument mengukur apa yang seharusnya diukur.
Pengukuran dinyatakan valid jika mengukur tujuannya dengan nyata atau benar. Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan secara statistik yaitu dengan menghitung korelasi antara masing-masing pertanyaan dengan skor total dengan menggunakan metode corrected item – Total Correlation.

2) Uji Reliabilitas Data
Reliabilitas data untuk mengetahui seberapa besar pengukur mengukur dengan stabil dan konsisten (Indriantoro,2002:28). Jadi reliabilitas menunjukkan apakah instrumen tersebut secara konsisten memberikan hasil ukuran yang sama tentang sesuatu yang diukur pada waktu yang berlainan. Besarnya tingkat reliabilitas ditunjukkan oleh nilai koefisiennya, yaitu koefisien reliabilitas.
Pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan cronbach alpha. Koefisien cronbach alpha yang lebih dari 0,60 menunjukkan keandalan (reliabilitas) instrumen. Selain itu, cronbach alpha yang semakin mendekati 1 menunjukkan konsistensi reliabilitas internalnya.

3) Uji Hipotesis
Setelah melakukan pengujian data, dilakukan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan T-Test dengan memanfaatkan program komputer SPSS. Pengujian ini menggunakan independent sample T Test.

10 thoughts on “ANALISIS PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) – BAB III METODE PENELITIAN

  1. rizki firdaus berkata:

    pak, saya tertarik untuk melakukan penelitian replikasi dari penelitian bapak, saya boleh minta kontak bapak tidak? ym atau no hp pak,, saya mau minta berbagi sdikit ilmunya pak.

  2. rahma berkata:

    pak saya mohon bantuannya
    ada atau tidak kuisioner tentang pengaruh pemahaman sak etap pada koperasi
    kalau ada, saya minta linknya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s