Persepsi Mahasiswa Akuntansi dan Praktisi Terhadap Akuntan Syariah (BAB III : METODE PENELITIAN)

Daftar Isi dan Daftar Pustaka >> Bab I Pendahuluan >> Bab II Landasan Teori >> Bab III Metode Penelitian >> Bab IV Pembahasan >> Bab V Penutup >> Lampiran Kuisioner

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1    Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

Definisi operasional dalam peneletian ini perlu dikemukakan untuk menghindari perbedaan antara penulis dan pembaca dalam memaknai istilah yang digunakan dalam judul penelitian ini yaitu “Persepsi Mahasiswa Akuntansi dan Praktisi Akuntansi Syariah Terhadap Praktisi Akuntansi Syariah”. Istilah yang membutuhkan definisi operasional diantaranya:

1)    Persepsi

Persepsi dalam penelitian ini sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Kotler (2010: 155) bahwa persepsi adalah sebagai proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yang berarti.

2)    Praktisi Akuntansi Syariah

Praktisi akuntansi syariah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah akuntan manajemen yang bekerja di lembaga atau perusahaan yang berbasis syariah.

Selanjutnya praktisi akuntansi syariah akan dipersepsikan melalui tiga perspektif yang selanjutnya menjadi variabel dalam penelitian ini. Tiga variabel tersebut juga perlu untuk dikemukakan definisi operasional dan pengukurannya sebagai berikut:

(1)    Paradigma

Paradigma adalah kerangka referensi atau pandangan dunia yang menjadi dasar keyakinan atau pijakan suatu teori. Paradigma yang dimaksudkan dalam penelitian  ini adalah kerangka referensi atau pandangan dunia yang dimiliki oleh parktisi akuntansi syariah yang menjadi dasar keyakinan atau pijakan dalam menjalankan aktivitas profesionalnya. Paradigma tersebut merujuk pada paradigma akuntansi syariah.
Veriabel ini akan diukur dengan menggunakan skor 1 (sangat tidak setuju sampai dengan 5 (sangat setuju) dari pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner yang disajikan untuk mewakili varibel ini. Kuisioner ini dibuat sendiri oleh peneliti. Selanjutnya hasil yang diperoleh untuk variabel ini akan dihitung dengan skala likert.

a.    Jawaban A sangat setuju diberi score 5.
b.    Jawaban B setuju diberi score 4.
c.    Jawaban C ragu-ragu diberi score 3.
d.    Jawaban D tidak setuju diberi score 2.
e.    Jawaban E sangat tidak setuju diberi score 1.

(2)    Etika

Etika adalah pemilihan dikotomis antara nilai-nilai baik dan buruk, benar dan salah, adil dan tidak adil, terpuji dan terkutuk yang positif dan negatif. Etika yang dimaksudkan disini adalah pemilihan dikotomis anatara nilai-nilai baik dan buruk, benar dan salah, adil dan tidak adil, terpuji dan terkutuk yang posistif dan negatif oleh praktisi akuntansi syariah dalam menjalankan aktivitas profesionalnya. Etika tersebut merujuk pada etika syariah.

Veriabel ini akan diukur dengan menggunakan skor 1 (sangat tidak setuju sampai dengan 5 (sangat setuju) dari pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner yang disajikan untuk mewakili varibel ini. Kuisioner ini dibuat sendiri oleh peneliti. Selanjutnya hasil yang diperoleh untuk variabel ini akan dihitung dengan skala likert.

a.    Jawaban A sangat setuju diberi score 5.
b.    Jawaban B setuju diberi score 4.
c.    Jawaban C ragu-ragu diberi score 3.
d.    Jawaban D tidak setuju diberi score 2.
e.    Jawaban E sangat tidak setuju diberi score 1.

(3)    Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan dalam bidang akuntansi yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan kinerja (performance) yang dipersyaratkan. Kompetensi yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang praktisi akuntansi syariah yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan kinerja (performance) yang dipersyaratkan. Kompetensi tersebut merujuk pada kompetensi akuntansi syariah.
Veriabel ini akan diukur dengan menggunakan skor 1 (sangat tidak setuju sampai dengan 5 (sangat setuju) dari pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner yang disajikan untuk mewakili varibel ini. Kuisioner ini dibuat sendiri oleh peneliti. Selanjutnya hasil yang diperoleh untuk variabel ini akan dihitung dengan skala likert.

a.    Jawaban A sangat setuju diberi score 5.
b.    Jawaban B setuju diberi score 4.
c.    Jawaban C ragu-ragu diberi score 3.
d.    Jawaban D tidak setuju diberi score 2.
e.    Jawaban E sangat tidak setuju diberi score 1.

3.2    Populasi dan Sampel

Populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang diambil melalui cara-cara tertentu yang juga memiliki karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang dianggap bisa mewakili populasi (Indriantoro dan Supomo, 2002:18).

  1. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin dan praktisi akuntansi syariah yang bekerja di bank-bank syariah di wilayah Makassar.
  2. Sampel ditentukan berdasarkan purposive sampling. Purposive Sampling digunakan karena peneliti menginginkan keterwakilan responden yang belum mengikuti mata kuliah akuntansi syariah dan yang telah mengikuti mata kuliah akuntansi syariah.

3.3    Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang ada dalam kuisioner berupa nilai atau skor. Sumber data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden berupa jawaban terhadap kuisioner. Angket (kuisioner) merupakan suatu teknik pengumpulan data dan informasi dengan memakai daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden mengenai suatu masalah. Pertanyaan yang diajukan kepada responden berkaitan mengenai persepsi mahasiswa akuntansi dan praktisi akuntansi syariah terhadap praktisi akuntansi syariah.

3.4    Metode Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data dan informasi yang relevan penulis menggunakan metoda penelitian sebagai berikut:

1)    Penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan dan mempelajari literatur-literatur yang ada hubungannya dengan penulisan skripsi ini. Hal tersebut dimaksudkan sebagai sumber acuan untuk membahas teori yang mendasari masalah dalam penelitian ini.

2)    Penelitian lapangan (Field Research), yaitu melakukan penelitan langsung pada objek yang diteliti untuk mengamati lebih dekat hal-hal yang ada hubungannya dengan masalah dalam penelitian ini.

a.    Observasi: meliputi pengamatan langsung ke objek penelitian dan instansi yang berkaitan dalam hal ini mahasiswa akuntansi dan praktisi akuntansi syariah dalam rangka mengamati dan memahami bagaimanakah persepsi mahasiswa terhadap praktisi akuntansi syariah.

b.    Kuisioner: membagikan  kuesioer kepada  mahasiswa-mahasiswa dan praktisi yang sesuai karakteristik responden yang telah ditetapkan. Kuisioner yang diajukan kepada responden berupa daftar pertanyaan tertutup. Daftar pertanyaan tertutup berisi pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya telah disediakan dengan menggunakan skor 1 (sangat tidak setuju sampai dengan 5 (sangat setuju). Selanjutnya hasil yang diperoleh untuk masing-masing variabel akan dihitung dengan skala likert.

a.    Jawaban A sangat setuju diberi score 5.
b.    Jawaban B setuju diberi score 4.
c.    Jawaban C ragu-ragu diberi score 3.
d.    Jawaban D tidak setuju diberi score 2.
e.    Jawaban E sangat tidak setuju diberi score 1.

3.5    Metode Pengolahan Data

Selanjunya agar data yang digunakan dalam penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya (validitasnya) dan kehandalannya (reliabilitas), maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas data.
Langkah-langkah pengolahan data melalui tahapan sebagai berikut :

1)    Editing
Yaitu meneliti data yang diperoleh dari hasil pembagian kuisioner, untuk melihat apakah catatan-catatan tersebut sudah tertata baik dan siap untuk proses selanjunya.

2)    Coding
Yaitu upaya mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari para responden menurut macamnya. Klasifikasi ini dilaksanakan dengan memberi tanda pada masing-masing jawaban.

3)    Tabulating
Yaitu proses penyusunan data ke dalam bentuk tabel. Jika sudah pada tahap ini maka dapat dilanjutkan serangkaian proses analisis yang diperlukan.

3.6    Metode Analisis Data
3.6.1    Uji Validitas dan Reliabilitas Data

Sebelum pengambilan data dilakukan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap daftar pertanyaan yang digunakan dalam kuisioner.

1)    Uji Validitas
Uji validitas dalam penelitian ini digunakan untuk menguji kevalidan kuisioner. Validitas menunjukkan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya (Saifuddin, 2000: 5).
Teknik yang digunakan untuk menguji validitas kuisioner adalah berdasarkan rumus Koefisien Product Moment Pearson, perhitungan ini akan dilakukan dengan bantuan program komputer SPSS (Statistical Package for Social Scince). Analisis ini dilakukan dengan cara mengorelasikan masing-masing skor item dengan skor total. Untuk pengujian awal digunakan 39 orang sampel dengan 18 item pertanyaan kuisioner. Hasil dari uji validitas sementara sebagai berikut:

Tabel 3.1 Uji Validitas Sementara
Sumber:  Hasil pengolahan data kuisioner sementara, 2011.

Dari hasil analisis didapat nilai korelasi antara skor item total yang dibandingkan dengan r table yaitu 0.316, dimana semua item nilainya lebih dari 0.316 sehingga dapat disimpulkan bahwa butir instrumen tersebut valid.

2)    Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah suatu indeks yang menunjukkan sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya (Saifuddin, 2000). Hasil pengukuran dapat dipercaya atau reliabel hanya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap kelompok subjek yang sama diperoleh hasil yang relatif sama, selama aspek yang diukur dalam diri subjek memang belum berubah (Saifuddin, 2000). Cara yang digunakan untuk menguji reliabilitas kuisioner adalah dengan  menggunakan rumus koefisien Cronbach Alpha. Untuk pengujian awal digunakan 39 orang sampel dengan 18 item pertanyaan kuisioner. Hasil dari uji reliabiltas sementara sebagai berikut:

Tabel 3.2. Uji Reliabilitas Data Sementara

Sumber:  Hasil pengolahan data kuisioner sementara, 2011

Berdasarkan uji reliabilitas sesuai tabel di atas dapat dikatakan bahwa seluruh item reliabel. Ini bisa dilihat dari keseluruhan item pertanyaan memiliki nilai cronbach alpha diatas 0,60.

3.6.2    Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan T-Test dengan memanfaatkan program komputer SPSS. Pengujian ini menggunakan independent sample T Test.

3.6.3    Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini untuk mengolah data dari hasil penelitian ini dengan menggunakan kuantitatif. Kuantitatif yaitu variabel tertentu yang akan dipelajari dapat disajikan dalam bentuk angka sedangkan kualitatif ialah karakteristik atau variabel tertentu yang akan dipelajari bukan angka (Setiawan, 2005). Dimana dalam analisis ini menggunakan paket program SPSS 17 (Statistical Package for Social Scince) untuk memberikan dekripsi hasil penelitian mengenai persepsi responden.

5 thoughts on “Persepsi Mahasiswa Akuntansi dan Praktisi Terhadap Akuntan Syariah (BAB III : METODE PENELITIAN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s